SELAMAT DATANG DI SEDERHANA

Rabu, 27 Januari 2010

Menjaga Pandangan

0
Menjaga Pandangan


Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An Nur:30)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya” (QS. An Nur:31)

Jelas bahwa menjaga pandangan itu hendaknya dilakukan baik laki-laki maupun wanita. Sesuai yang disebutkan dalam surat An Nur :30 dan 31 di atas. Sering kita mendengar bahkan memahami maksud menjaga pandangan. Tapi sangat sulit untuk bisa istiqamah. Karena syetan begitu pintar dan ulung dengan masuk ke tubuh kita tanpa kita sadari. Semua bermula dari hati. Ya, hati yang bening akan senantiasa menjaga pandangan dari hal-hal yang tidak diperbolehkan.

Pernah kudapati sebuah cerita tentang menjaga pandangan. Namun sayang karena caranya salah. Yakni di Jakarta ada seorang akhwat (sebut saja X) dan ikhwan (sebut saja Y) sama-sama aktif di suatu organisasi, yang katanya sangat menjaga pandangan. Suatu ketika X berjalan seorang diri. Begitupun Y. Masing-masing punya tujuan yang berbeda. Sehingga pada akhirnya mereka bertemu dan berpapasan di sebuah lorong sempit. X tak sengaja melihat Y pas di depannya karena kebetulan beepapasan di lorong sempit tersebut. Begitupun Y juga demikian. Namun X malah lari karena takut cuma berdua berpapasan dengan Y di lorong tersebut. Y bingung. Akhirnya mengejarnya karena ga tahu kenapa X kok lari. Khawatirnya ada sesuatu. X semakin bingung, kenapa Y malah mengejarnya. Sampai di depan selokan dan akhirnya X masuk terperosok ke dalamnya. Karena tak ada orang, Y pun akhirnya menolongnya dan menyelamatkannya. Yang semula mau menjaga pandangan malah jadi berduaan kan. Meskipun maksud X dan Y bukan begitu. Hanya saja karena caranya yang salah.

Di hadits juga dijelaskan bahwa pandangan pertama itu diperbolehkan, namun selanjutnya tidak diperbolehkan. Memang sangat berat, apalagi saat pandangan pertama yang dilihat adalah orang cantik atau tampan. Pasti dalam hatinya akan bertempur antara melihat lagi atau tidak. Inilah sebenarnya pembuktian komitmen. Bahwasannya ketika kita sudah komitmen untuk menjaga pandangan, godaan dunia seperti apapun tak kan dapat mengganggunya. Karena ketika sudah bisa menjaga pandangan yang pertama, tentunya selanjutkan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diperbolehkan. Namun kalau pandangan yang pertama sudah tidak bisa dielakkan, pasti akan timbul lagi keinginan untuk melihatnya. Hatinya kembali bertempur yang kadang-kadang bisa terbawa oleh bisikan syetan. Nglirik ga ya? Lihat ga ya? Kayaknya kok dia cantik, kayaknya kok dia tampan, dll. Maka dari itu waspadalah…

Kenikmatan berupa bisa memandang karena kita punya mata seharusnya bisa kita syukuri. Memang, kadang kenikmatan itu baru bisa kita syukuri ketika misalnya sakit mata, kelilipan, kecelakaan sehingga mata kita tidak bekerja secara normal, dll. Apakah harus menunggu sakit dulu seperti itu?. Tidak….. Setiap saat harus selalu kita syukuri. Apalagi kita juga shalat 5 waktu tiap harinya yang pastinya berwudlu terlebih dahulu. Saat membasuh muka yang termasuk di dalamnya mata kita. Semoga Allah menjaga pandangan mata kita dari segala yang tidak diperbolehkanNya. Ketika melihat oranglain yang Allah mengujinya dengan cacat misalnya, kita seharusnya tunduk bersyukur bahwa Allah memberi kesempurnaan penciptaan mata kita. Bukan malah mencacinya atau bahkan menjauh darinya. Dan untuk teman-teman yang Allah menguji dengan ketidaksempurnaan mata, jangan bersedih. Allah lebih sayang pada kalian. Karena di hari akhir nanti Allah menghapuskan dosa mata itu. Atau paling tidak hisab kalian lebih ringan daripada kita yang mempunyai mata yang normal.

Yang terpenting sekarang adalah senantiasa menjaga hati-hati kita agar senantiasa bening. Yang darinya tidak akan lagi terbesit keinginan untuk melihat yang bukan haknya. Agar hati kita tetap bercahaya dan akan mudah menerima asupan ilmu. Dan semoga Allah memudahkan kita untuk bisa istiqamah menjaga titipanNya ini dan kita bisa terus bersyukur dalam kondisi apapun. Wallahua’lam.

Kamis, 14 Januari 2010

artikel

0

SALAT TAHAJUD

Shalat Tahajud adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu malam, dimulai selepas isya sampai menjelang subuh.

Jumlah rakaat pada shalat ini tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dan seterusnya.

A. Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud

1. Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 samapai jam 22.00

2. Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00

3. Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh.


B. Doa yang dibaca setelah shalat tahajud:

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa rasulullah jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu bertahajud membaca doa:

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samaawaati walardhi wa man fiihin, wa lakal hamdu laka mulkus samaawaati wal ardhi wa man fiihin, wa lakal hamdu nuurus samaawaati wal ardhi, wa lakal hamdu antal haqqu wa wa’dukal-haqqu wa liqaa’uka haqqun wa qauluka haqqun wal-jannatu haqqun, wan naaru haqqun, wan-nabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun shallallaahu ‘alaihi wa sallama haqqun, waass’atu haqqun. Allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakaltu wa ilaika anabtu wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu, wa maa a’lantu antal muqaddimu wa antal mu’akhiru la ilaaha illa anta aula ilaaha gairuka wa laa haula quwwata illa billah.

Artinya: “Ya Allah, bagi-Mu segala puji. Engkaulah penegak langit dan bumi dan alam semesta beserta segala isinya. Bagi-Mulah segala puji, pemancar cahay langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engakaulah yang haq, dan janji-Mu adalah benar, dan surge adalah haq, dan neraka adalah haq, dan nabi-nabi itu adalah haq, dan Nabi Muhammad adalah benar, dan hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mulah kami berserah diri (bertawakal) kepada Engkau jualah kami kembali, dan kepada-Mulah kami rindu, dan kepada engkaulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah kami lakukan dan sebelumnya, baik yang kami sembunyikan maupun yang kami nyatakan. Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan ynag terakhir. Tidak ada Tuhan melainkan Engkau Allah Rabbul alamin. Tiada daya upaya melainkan dengan pertolongan Allah.”


C. Setelah itu, perbanyaklah membaca istigfar sebagai berikut:


Astagfirullaahal azhim wa atuubu ilaiih

Artinya: “Kami memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya”


D. Keutamaan Shalat Tahajud

Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad saw:

“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)

Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:

Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji. (QS Al-Isra’: 79)


Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)


E. Kiat Mudah Shalat Malam/Qiyamullail

Agar kita diberi kemudahan bangun malam untuk melakukan shalat malam, cobalah tips-tips berikut ini:

1. Aturlah aktivitas di siang hari agar malamnya Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.

2. Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.

3. Hindari maksiat, sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”

4. Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail. Dengan begitu kita termotivasi untuk melaksanakannya.

5. Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

6. Baik juga jika janjian dengan beberapa teman untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone.

7. Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga punya program tahajud bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.

Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah kepadaNya. Amin..